akademigelora

Instructor
admin
0
0 reviews

Bisakah Indonesia Menjadi Superpower Baru?

With no prior experience, you will have the opportunity to walk through hands-on examples with Hadoop and Spark frameworks, two ... Show more
Video preview
  • Description
  • Curriculum
  • FAQ
  • Notice
  • Reviews
  • Grade

Video berjudul “Bisakah Indonesia Menjadi Superpower Baru? ~ Anis Matta Menjawab Episode #8” membahas visi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan baru dunia. Berikut adalah poin-poin penting dari video tersebut:

1. Definisi Superpower sebagai “Rahmat bagi Dunia”

Anis Matta menjelaskan bahwa dalam perspektifnya, menjadi superpower bukan berarti menjadi ancaman bagi negara lain. Dengan menggunakan bahasa agama, ia menyebutnya sebagai menjadi rahmat bagi dunia (rahmatan lil ‘alamin). Indonesia harus kuat agar mampu mendistribusikan kebaikan dan solusi di tengah ancaman perang dan perubahan iklim global [].

2. Empat Perspektif Utama

Untuk menjawab apakah Indonesia bisa menjadi superpower, ada empat perspektif yang harus dijawab:

  • Peluang (Opportunity)

  • Kemauan (Will)

  • Jarak (Gap)

  • Waktu (Time) Dalam video ini, fokus utama adalah pada Peluang dan Kemauan [].

3. Peluang dari Perspektif Sejarah (Hukum Pergiliran)

Anis Matta menggunakan sejarah untuk menunjukkan bahwa kekuasaan dunia selalu bergilir:

  • Perang Salib & Renaissance: Kekalahan Eropa di Perang Salib justru memicu kebangkitan ilmu pengetahuan (Renaissance) yang akhirnya membuat mereka memimpin dunia melalui revolusi maritim [].

  • Pemenang yang Lelah: Setelah Perang Dunia II, negara-negara besar seperti Inggris dan Prancis mengalami penurunan (decline) meskipun mereka adalah pemenang perang. Mereka keluar sebagai “pemenang yang lelah” [].

  • Celah Geopolitik: Konflik antara kekuatan besar saat ini (seperti AS, China, dan Rusia) akan menciptakan keletihan pada kekuatan-kekuatan tersebut. Di tengah keretakan dan kekacauan inilah terdapat peluang bagi kekuatan baru seperti Indonesia untuk muncul [].

4. Tantangan “Kemauan” dan Mindset Bangsa

Meskipun peluang ada, tantangan terbesarnya adalah kemauan atau mindset bangsa Indonesia sendiri:

  • Rendahnya Obsesi: Anis Matta mengamati bahwa secara psikologis, bangsa Indonesia saat ini memiliki keinginan yang rendah untuk bermimpi besar atau meraih prestasi luar biasa [].

  • Potensi vs Pencapaian: Indonesia memiliki modal besar dari sisi geografi, demografi, dan sumber daya alam (“langit kita terlalu tinggi”), namun pencapaiannya masih rendah karena semangat untuk berprestasi (need for achievement) yang lemah [].

  • Politik Gimmick: Ia mengkritik budaya politik yang lebih menyukai hal-hal kecil atau sekadar gimmick daripada menawarkan visi besar yang fundamental [].

5. Misi Membangkitkan “Ruh Nasionalisme Baru”

Melalui Partai Gelora, Anis Matta ingin membangkitkan energi dan semangat bangsa Indonesia agar berani memiliki mimpi besar dan tidak hanya menjadi penonton dalam transisi sejarah dunia yang panjang ini [].

Kesimpulan: Secara peluang sejarah, celah untuk Indonesia menjadi kekuatan dunia sangat terbuka karena adanya krisis global. Namun, hal itu hanya bisa terwujud jika bangsa Indonesia mampu mengubah mindset-nya dari sekadar bertahan hidup menjadi bangsa yang ingin memimpin dunia.

FAQ 1
Faq Content 1
FAQ 2
Faq Content 2

Productivity Hacks to Get More Done in 2018

— 28 February 2017

  1. Facebook News Feed Eradicator (free chrome extension) Stay focused by removing your Facebook newsfeed and replacing it with an inspirational quote. Disable the tool anytime you want to see what friends are up to!
  2. Hide My Inbox (free chrome extension for Gmail) Stay focused by hiding your inbox. Click "show your inbox" at a scheduled time and batch processs everything one go.
  3. Habitica (free mobile + web app) Gamify your to do list. Treat your life like a game and earn gold goins for getting stuff done!


Grade details
Course:
Student:
Enrollment date:
Course completion date:
Grade:
Grade Points
Grade Range
Exams:
Sign in to account to see your Grade